Ngabdi Sosial bareng Bang Kumis


Siang berawan yang menghembuskan angin sepoi-sepoi menyejukkan hati. Di bawah pohon rindang bersama beberapa orang berbincang. Kebetulan datang untuk memenuhi si pengundang. Kegiatan organisasi yang menantang. Pra LDKS.


Di kursi besi yang nyaman aku duduk saling bertegur sapa karena lama tak jumpa. Kemudian aku diajak ngabdi sosial. Apa itu? Mengabdi secara sukarela buat kemajuan agama dan negara.

Kalau kalian civitas akademika SMAN 13 Bekasi pasti tidak asing lagi dengan sosok pria dengan handuk kecil dan kumisan. Biasa dipanggil Bang Kumis disingkat Bangkum. Beliau pengusaha siomay batagor.

Siomaynya empuk, batagornya enak, harga kantong anak SMA. Tak diragukan lagi kalau ini siomay terenak yang pernah dan sering kumakan.

Ternyata beliau memiliki keresahan di kampungnya. Tidak adanya lahan pendidikan baca Al Quran, hal ini membuat hatinya tergerak. Dia memiliki lahan kecil dekat masjidnya, kemudian dia cerita lahan tersebut ingin dijadikannya tempat pendidikan Al Quran.

Lanjut cerita, adiknya yang di Malaysia membangunkan bangunan di tanah itu. Semua dibiayainya dengan cari ke sana-sini.

Alhamdulillah banyak orang yang tergerak juga membantu. Cuma masih banyak yang diperlukan. Tapi itu semua akan berjalan perlahan.

Kalau tidak salah di sana sudah ada santri sebanyak 47 anak. Jadi abis Ashar santri yang kecil-kecil, kemudian abis Maghrib dan abis Isya diisi oleh santri yang agak besar. Semua santri gratis buat belajar di sana.

Beliau belum bisa memberikan foto-foto tempat pendidikan Al Quran tersebut. Karena memang yang saya tahu beliau handphonenya masih yang cuma bisa nelpon dan sms. Ya, beliau cerita gak enak gak ada bukti. Ini sistemnya percaya aja.

Boleh kalau mau ke Majalengka mampir ke sana.

Dan, terakhir. Beliau bilang para santrinya ingin sekali mengadakan Maulid Nabi. Namun, ketika warga sekitar sana dimintai agak gimana ya. Ya, berbuat baik itu butuh kesadaran. Paksaan hanya satu cara memancing kesadaran.

Kebetulan beberapa tahun lalu beliau minta tolong aku buatkan spanduk siomay batagornya. Dan, kali ini aku buatkan spanduk buat acaranya di Majalengka. Semoga bermanfaat ya. :)

Untuk itu aku mau ngajak teman-teman yang mau ikutan #berbuatbaik bisa bantu berupa peralatan ibadah, peralatan mengajar, atau uang demi kelancaran tempat pendidikan tersebut.

You Might Also Like

2 komentar

Terima kasih telah berkomentar, jangan lupa baca tulisan-tulisan lainnya yang berada di blog ini.