Pejuang Jumat


Sudah kesekian kalinya aku berkunjung ke Masjid Istiqlal. Kali ini salat Jumat di sana. Selesai kegiatan Maulid Nabi di sekolah tempatku mengajar para cowok-cowok kece ini ingin salat Jumat di Istiqlal. Ah, palingan wacana saja. Eh, ternyata beneran. Sampai di Masjid Istiqlal percis sebelum azan berkumandang.



Mau beli peci samaan warna hitam tapi buatku gak muat. Jadinya warna putih sendiri.

Salat usai dan saat kembali ke parkiran. Ternyata.

Ada yang kehilangan helmnya, sepertinya itu helm bagus. Jadinya sang pengemudi berjalan ke pasar buat beli helm lagi.

Hikmah pejuang Jumat kali ini ialah jangan bawa helm yang mahal bisa kecolongan. Ya intinya niat baik beribadah juga musti waspada dengan musibah. Bersabarlah, barangkali ini ujian yang akan mengangkat derajat seorang manusia. Cuma kita kudu menjaga dan menghindari hal yang tidak diinginkan.

You Might Also Like

2 komentar

Terima kasih telah berkomentar, jangan lupa baca tulisan-tulisan lainnya yang berada di blog ini.